Sabtu, 08 April 2017
*Explored the book*
*Explored the book*
Family project kali ini masih tentang buku, lebih tepatnya mengeksplorasi sih, bukan membaca. Soalnya anak seusia langit lebih senang melihat gambar dan mengikuti tingkah polah tokoh di dalam buku ketimbang membaca cerita teksnya.
Hari ini, langit sedang suka buku kerbau karena ekspresi kerbau yang digambarkan sangat lucu. Langit bisa menirukan bagaimana kerbau cemberut dan tertawa. Berkali-kali langit minta dibacakan buku yang sama seolah tak pernah bosan.
Sepertinya, kegiatan membaca buku ini akan menjadi proyek abadi di keluarga kami melihat antusiasme langit tiap kali melihat buku dan kegembiraannya kala dibacakan buku. Semoga kedepannya keluarga kami dapat menemukan inovasi baru dari proyek membaca ini.
#tantanganhari10
#level3
#MyFamilyMyTeam
#kuliahBunSayIIP
Jumat, 07 April 2017
*kelinci, rest in peace*
Pagi ini bumi basah oleh hujan semalam. Meski angin masih menggebu berikan semilirnya, tak menyurutkan langkah keluarga kecil kami untuk jalan-jalan pagi, sesuai family project semalam.
Pantai adalah destinasi yang tepat dipagi hari. Konon, menghirup udara pantai dipagi hari baik untuk kesehatan. Karena si kelinci imut ikut serta, maka kami cari pantai yang tidak hanya berpasir tapi juga berumput. Agar si imut bisa lari-lari sambil mencari makan.
Baru beberapa menit di pantai, angin besar segera menyapa. Kasian sekali si imut kedinginan. Telinganya ia tempelkan ke tubuh mungilnya agar ada sedikit hangat menyusup raganya. Hanya sebentar ia mau makan dan berlari-lari, selanjutnya ia hanya mendekam diam, mungkin menahan dingin yang kian mencekam.
Begitu juga dengan kami, hanya sebentar berlari-lari dan bermain. Akhirnya kami putuskan untuk kembali ke rumah tak kuat menahan dingin.
Siang harinya, si kelinci kami buatkan rumah baru yang lebih ramah hewan. Lebih besar beralaskan tanah. Rumah baru ini cukup membuat kami tenang saat beraktivitas mengerjakan hal lain sebab di sekelilingnya ada tumbuhan yang bisa dimakan kelinci.
Tapi ternyata tidak, kabar yang disampaikan paksu saat saya di toko sungguh mencengangkan. Si kelinci imut mati. Innalillahi. Ya Allah, amanah seekor kelinci saja tak bisa kami jaga.
Ah, betapa sudah terlanjur sayang kami pada si imut itu (meski saya masih takut ga mau megang heehe). Beberapa jam setelah penguburan kelinci, masih tak percaya kalau ia sudah benar-benar pergi.
"Cici. .. Cici" kata langit sambil menenteng kertas-kertas hvs. Langit memang terbiasa membantu papahnya mengganti alas kandang kelinci.
"Kelincinya ga ada sayang." saya bilang dengan hati-hati sambil menahan sedih. Kontan langit menangis sambil manggil-manggil kelinci.
"Cici. .. Cici. .."
Duuh, airmatanya itu jadi bikin tambah sedih.
"Yuk yuk sini ke kandang kelinci yuk" ajak saya sambil menuntun tangan langit.
"Tuh, kelincinya ga ada ya?"
Langit terpaku melihat kandang kelinci yang kosong
"Nda ada. Cici. Ati"
"Iya. Kelincinya mati"
Langit baru sadar kalo ia sudah ga punya kelinci lagi. Sabar ya nak. InsyaAllah nanti Allah ganti dengan yang lebih baik.
#tantanganhari9
#level3
#MyFamilyMyTeam
#kuliahBunSayIIP
Cintaku Padamu
Cintaku Padamu
Tak akan lekang oleh waktu
Seperti Rindu bumi pada hujan
Jiwa yg kerontang menanti kesejukan
Cinta,
Genggamlah erat tanganku
Kemanapun kakimu melaju
Sebab kita adalah satu
Bahagiaku adalah kamu
Juga buah hati kita yg lucu
Kanku jaga slalu
Cinta yang kau beri untukku
Karena kau
Ditakdirkan untukku
Rabu, 05 April 2017
Dalam rangka menyambut Ultah Pertama Penerbit Basabasi di bulan November 2017 nanti, Penerbit Basabasi akan menggelar "Lomba Cipta Cerpen Eksperimental". Adapun ketentuan lengkapnya sebagai berikut:
1. Karya adalah karya asli. Kami tidak akan menerima karya saduran, apalagi plagiasi.
2. Karya belum pernah dipublikasikan dalam bentuk apa pun, sebagian atau keseluruhan. Karya juga tidak sedang diikutkan event atau lomba apa pun.
3. Genre tulisan bebas. Tetapi setiap peserta hanya diperbolehkan mengirimkan satu cerpen saja.
4. Panjang naskah cerpen antara 20-30 hlm dalam margin standar dengan 1,5 spasi, font Times New Roman 12 pts (sudah termasuk biodata singkat dalam bentuk narasi dan alamat lengkap).
5. Penerimaan naskah selambatnya tgl 17 Agustus 2017, dikirimkan dalam bentuk attachment 1 file ke: basabasistore[at]gmail[dot]com dengan subyek: Lomba Cipta Cerpen Eksperimental 2017.
6. Akan dipilih cerpen-cerpen terbaik untuk dibukukan oleh Penerbit Basabasi. Para peserta yang lolos dalam pilihan tersebut akan diumumkan selambatnya 15 Oktober 2017. Kemudian, pengumuman juaranya akan disampaikan pada saat launching buku tersebut pada malam puncak Festival Sastra Basabasi 2017 di penghujung November 2017. Semua peserta yang masuk dalam buku tersebut akan diundang secara khusus.
7. Unsur kesegaran, eksperimentasi, eksplorasi, baik dalam hal tema atau gaya bercerita, akan menjadi poin utama penilaian tim kurator.
Perihal penjurian dan kurasi cerpen-cerpen dalam event ini, akan digawangi oleh: Seno Gumira Ajidarma, Triyanto Triwikromo, Agus Noor, Faisal Oddang, Tia Setiadi, Eko Triono, Gunawan Tri Atmodjo, Reza Nufa, dan Edi AH Iyubenu.
Hadiahnya:
- Juara pertama mendapatkan fee Rp. 7.000.000.
- Juara kedua dan ketiga mendapatkan fee @ Rp. 2.000.000.
- Selebihnya yang masuk nomine dan diterbitkan dalam buku tersebut mendapatkan fee @ Rp. 1.000.000.
Semua nomine juga akan mendapatkan paket buku dari Penerbit Basabasi.
Peserta:
Event ini terbuka untuk umum, semua usia. Semua peserta otomatis menyatakan setuju dengan semua ketentuan yang telah ditetapkan tersebut dan akan ditetapkan kemudian yang dianggap perlu saja.
Bantuin share ya.
*Jika ada tambahan info, akan diupdate kemudian. (cc: Edi Mulyono)
Selasa, 04 April 2017
*weekend seru*
Weekend ini saya mengajak langit pergi ke acara pernikahan seorang teman. Memperkenalkannya pada banyak orang agar ia terbiasa bertemu orang baru, juga melatih kepercayaan diri. Memperlihatkan pada langit tempat baru, bahwa dunia ini tak hanya seluas rumahnya saja. Selain itu, saya juga memperkenalkan langit pada alat transportasi selain motor yang hampir tiap hari dikendarai.
Alhamdulillah, langit kelihatannya termasuk anak yang mudah beradaptasi dengan orang baru. Awalnya memang agak segan, diajak bercanda ga mau. Tapi lama kelamaan, mau juga digendong. Terimakasih amah datul dan amah linda yang setia gendong langit selama perjalanan. Berjalan kaki sejauh kurang lebih 3 kilo jadi gak berasa. Seneng banget langit bercanda sama amah berdua. Emaknya mah tepar, ga bisa bercanda hehee. Karena kecapean, langit sampe tidur ngelendotin amah linda.
Setelah itu, kami lanjutkan perjalanan ke toko buku, sesuai janji saya sama langit semalam. Soalnya, papahnya bosan bacain buku itu-itu melulu. Alhamdulillah ada rezeki buat beli buku baru.
Menarik sekali melihat aksi langit di toko buku. Sudah seperti orang dewasa. Saat saya ajak ke spot buku bacaan anak-anak, langit langsung ambil satu dua buku, dia taruh di lantai kemudian dia 'emprok' sambil membolak balik buku layaknya orang dewasa yang lagi menyortir buku hehee. Sayang momen ini ga disokumentasikan karena emaknya malu diliatin pramuniaga.
Banyak buku yang langit pilih-pilih lalu saya bantu sortir. Buku yang dia cuekin, saya kembalikan ke rak. Satu buku yang langit pegang terus dan ngambek saat di kembalikan ke rak adalah buku kerbau. Ya sudah, akhirnya saya putuskan beli buku kerbau dan satu lagi buku kelinci, mumpung di rumah lagi mengadopsi kelinci.
Selama perjalanan pulang, bukunya ditenteng melulu, du dalam angkot juga dia baca-baca sendiri. Emaknya lelah ga bisa bacain.
Jangan lepas suka membaca buku ya nak. Sebab itu perintah Allah yang pertama kepada nabi Muhammad saw.
#tantanganhari8
#level3
#MyFamilyMyTeam
#kuliahBunSayIIP
Sabtu, 01 April 2017
*Sang Penggembala #2*
Akhir pekan hari yang dirindukan sama langit sepertinya. Soalnya, akhir pekan ini jadwal main ke rumah omah. Sayang mama ga bisa nemenin. Akhir-akhir ini langit lebih sering main sama papanya ketimbang mamanya ðŸ˜. Hanya bisa memantau dari jauh.
Hari ini langit benar-benar belajar jadi penggembala. Ya. Penggembala kambing dan kerbau. Sampe mau terbawa kambing gara-gara megang talinya, alhamdulillah papanya cekatan.
Puas bermain dengan kambing, lanjut kerbau. Senang banget kayanya bisa berenang bareng kerbau 😃. Sesampai di rumah, saya tanya
"langit berenang sama kerbau?"
dia jawab "bou bou" dengan semangat.
"Gimana berenangnya?" lanjut saya tanya
"Jebuy jebuy" katanya sambil menggoyang-goyang tangan bergaya lagi nyebur ke kali 😃. Lucu sekali kamu nak.
Semoga sampai besar kamu selalu suka binatang ya nak, jangan kaya mama 😊. Belajar terus jadi penggembala seperti Rasul.
#tantanganhari7
#level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP
*Jum'at Bersih*
Kandang kelinci sudah kotor sekali, ini waktunya bersih-bersih kandang. Waaah, pengalaman baru lagi buat langit. Kelihatannya langit senang sekali. Diminta bantu angkut kandang aja semangat pisan.
Tapi pas bersihin kandang, malah langit sibuk sendiri maen-maen sama kelinci. Papah sendiri deh yang sibuk bersihin kandang 😊 mamahnya sibuk jeprat jepret aja hehee. Ga ding, tetep mamahnya yang prepare ini itu.
Byuuuuurr. Tiba-tiba hujan turun saat kami tengah membersihkan kandang. Jadi basah deh kelincinya, langit juga ikutan basah karena langit belum punya reflek buat meneduh saat hujan turun 😊. Lucu banget ekspresinya, dia melongo aja liat mama papanya sibuk berlarian meneduh.
#tantanganhari6
#level3
#MyFamilyMyTeam
#KuliahBunSayIIP
*SANG GEMBALA*
Dari hari pertama kami memelihara kelinci, kami rutin 'menggembalakan' si kecil imut itu di belakang rumah. Meski sebentar. Memberi haknya untuk berlarian, biar dia ga lupa bagaimana caranya berlari 😆
Di kepar gitu, yang seneng malah tuannya. Lincah banget ngejar-ngejar kelinci walawpun yang dikejar ga juga kena.
Melepas kelinci di alam bebas ternyata harus hati-hati, lengah sedikit bisa jadi santapan kucing. Hampir aja si kelinci digigit kucing, keburu ketauan sama si papah segera diusir deh tuh kucing.
Dari kejadian itu, langit sudah bisa mengambil kesimpulan sendiri, kalo kelincinya ga dijaga bisa-bisa dimakan sama kucing. Makanya kalo pas abis ngasih makan kelinci, langit langsung nunjuk tutup kandang sambil bilang "cing cing". Senangnya melihat langit cepat memahami kegiatan sehari-harinya.
#tantanganhari5
#level3
#MyFamilyMyTeam
#kuliahBunSayIIP
Kamis, 30 Maret 2017
Langit the sand man
"Udah lama ya kita ga ke pantai, padahal di belakang rumah" kata paksu malam sebelum tidur
"Iya ya? Besok yu kita mantai" jawabku sumringah
Sore hari ini, bisa juga ajak langit main pasir ke pantai walawpun agak terlambat karena sunsetnya ud mulai terlihat 😊
Senangnya, melihat langit bahagia meremas-remas dan melempar-lempar pasir. Konon, meremas-remas pasir ini berpengaruh buat motorik halus anak.
Alhamdulillah meskipun family forum yang tak terduga, bisa juga bikin family project meski simpel.
#tantanganhari4
#level3
#kuliahbunsayIIP
#MyFamilyMyTeam
Selasa, 28 Maret 2017
Langit sang penggembala kelinci
Rindu Ramadhan
Allahumma bariklanaa fii Rajaba Wa Sya'ban wa baligh na Ramadhan..
Ya Allah berkahilah kami dibulan rajab ini dan sampaikanlah kami kepada bulan Ramadhan.
Ya Allah sampaikanlah kerinduan kami pada RamadhanMu, seperti kerinduan pungguk pada purnama...
Minggu, 26 Maret 2017
Ayo membuat kolam ikan
Family project kali saya ga ikut eksekusi karena ada keperluan keluar rumah. Alhamdulillah punya suami yang sabar dan ngemong balita kami. Jadi deh mereka berdua nguprek di rumah mertua. Setelah bulan-bulan lalu diskusi tentang keinginan punya kolam ikan, alhamdulillah hari ini niatan itu bisa terwujud. Kolam ikan yang ga terpakai dibersihkan dulu lalu diisi air. Dari foto, langit terlihat antusias sekali menyiapkan rumah baru ikan-ikan kecil yang sebelumnya sudah dibeli. Walawpun ada acara terguling di kolam ikan sampe batu bata berjatuhan, akhirnya selesai juga rumah barunya. #tantanganhari2 #myfamilymyteam #level3 #kuliahbunsayIIP
Minggu, 10 Juli 2016
My Little Family
Rabbana Hablana min azwajina wadzurriatina kurrota a'yun wajalna lil mutaqina imama
Selasa, 12 Mei 2015
Islam Nusantara tulusan terbaru Salim A Fillah
Dengan gaya bahasa yang sangat enak dibaca, Ustadz Salim mengajak pembaca membuka kembali sejarah masa-masa kejayaan Islam di Nusantara khususnya tanah Jawa. Kesultanan Islam pernah berdiri dengan gagah di tanah Jawa yang menjadi kekuatan besar dunia pada masanya.
Berikut isi tulisan lengkapnya dengan judul "PARA SULTAN SANTRI, Bagian I: Dari ‘Abdullah ke ‘Abdurrahman"
Kisah bermula dari balik tembok Kota Gede yang kukuh dengan pasar gedenya yang ramai riuh. Adalah Raja Mataram kedua, Panembahan Prabu Hanyakrawati (1601-1613) telah terikat janji pada Ratu Tulungayu, bahwa anak kesayangan mereka yang berjuluk Adipati Martapura, kelak akan dinobatkan sebagai penerusnya. Tapi sayang, pangeran muda itu mengalami gangguan syaraf yang berakibat keterbelakangan mental.
Janji seorang raja, demikian bagi sang penguasa yang bernama kecil Mas Jolang, putra Panembahan Senapati (1587-1601), tetaplah ikrar suci yang tan kena wola-wali. Di sisi lain, para kawula Mataram tidak boleh dikorbankan haknya untuk memiliki pemimpin yang cakap hanya demi sebuah janji.
Maka sebakda Ayahandanya wafat saat berburu di hutan Krapyak pada suatu hari di tahun 1613, Adipati Martapura tetap ditahbiskan sebagai raja ketiga Kedhaton Mataram di Kotagede. Tapi raja tunagrahita ini memangku jabatannya hanya selama satu hari saja.
Pada hari berikutnya, dia diturunkan secara hormat dari singgasana batu Dhampar Sela Gilang. Kemudian kakaknya beda ibu, Mas Rangsang alias Raden Mas Jatmika dilantik sebagai raja Mataram dengan gelar Panembahan Agung Hanyakrakusuma.
Masa pemerintahan raja yang lahir pada 1593 dari rahim Ratu Dyah Banawati binti Pangeran Benawa Pajang ini akan dikenang sebagai masa kebesaran Mataram, dihiasi pula oleh keberanian pasukannya yang dua kali menyerang VOC di Batavia di tahun 1628-1629 hingga menewaskan Gubernur Jenderal Jan Pieterszoon Coen (1619-1623, 1627-1629). Pun raja ini pula yang mengubah hubungan hierarkis antara para ‘ulama dan para raja di Tanah Jawa.
Sebelumnya, pada masa Kesultanan Demak dan Pajang, majelis permusyawaratan para Wali adalah syuraa tertinggi yang keputusannya mengikat para Sultan sebagai semata pelaksana. Para Sultan pun tunduk dengan ta’zhim kepada dewan para ‘alim lagi faqih yang menjadi ahlul halli wal ‘aqdi negara mereka.
Adapun Raden Mas Jatmika tumbuh di bawah asuhan para ‘ulama dengan kecerdasan dan pemahaman yang diakui melampaui rata-rata kaum santri di zamannya. Maka ketika dia naik takhta sebagai Panembahan Agung Hanyakrakusuma, para ‘ulama kemudian didudukkan sebagai para penghulu Keratonnya, yang hanya dapat memberi nasehat, bukan keputusan mengikat. Apalagi dia mengambil gelar seperti kakeknya, Sayidin Panatagama, yang amat jelas dimaksudkan untuk iqamatuddin dalam pemerintahannya. Dan bagi para ‘ulama di zamannya, Panembahan Agung Hanyakrakusuma dengan kapasitas keilmuan dan kesantriannya jauh lebih kompeten untuk itu daripada para pendahulunya.
Panembahan Agung Hanyakrakusuma tahu, dinasti Mataram adalah trah keturunan petani. Bahkan jikapun diakui nasab buyutnya Ki Ageng Pemanahan sampai ke Ki Ageng Sela dan sampai ke Bondan Kejawan putra Prabu Brawijaya V di Majapahit; asal-usul sebagai wangsa petani baginya justru menguatkan hubungan dengan rakyat yang seasal selatar-belakang dengan dirinya.
Hanya saja, untuk menjadi pemimpin agama Islam tertinggi di Jawa yang sepadan dengan kekuasaannya kini, raja yang sesudah menaklukkan Madura dan Sukadana di Kalimantan serta merengkuh Palembang dan Jambi ke dalam kekuasaannya di tahun 1624 memakai gelar Susuhunan Agung Hanyakrakusuma ini merasa masih ada yang mengganjal.
Sebagai raja besar dari trah keturunan petani, dia justru dikelilingi oleh para penguasa yang di dalam nadi mereka mengalir darah Kanjeng Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam, hingga kaum muslimin pada um
Kamis, 07 Mei 2015
Udah Lama ga ngeblog
Senin, 08 Desember 2014
Contoh uas tema 2
ULANGAN AKHIR SEMESTER ITAHUN PELAJARAN 2014/2015SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU AN NADZIR(SDIT AN NADZIR)
Hasil dari 2 + 5x18 = ……..
a.28 b. 92 c. 90 d. 102
Berikut ini kalimat matematika yang benar adalah …..
a.9 - 6 : 3 = 1 c. 16 x 5 – 18=6212:3 – 4 ≠0 d. 14-12x16≠32
Isilah dengan B jika pernyataan benar dan S jika pernyataaan salah No Pernyataan matematikaB/S
3 x 1 + 2 = 2 x 1 + 3
8 x 4 – 5 = 8 + 4 x 5
5 x 7 - 5 = 10 + 5 x 4
10 – 2 x 3 = 3 x 10 - 2
6 + 4 x 3 = 8 x 5 – 10
KPK dari 6 dan 8 adalah ……
Faktor Persekutuan Terbesar (FPB) dari 20 dan 24 adalah ……
Chika memiliki 24 ekor ikan mas dan 40 ekor ikan oscar, kedua jenis ikan tersebut akan diberikan kepada temannya dengan bagian yang sama, bagian yang akan diterima masing-masing teman Fauzan adalah........ ikan mas …… ikan Oscar (soal FPB)
Sumber energi apakah yang menggerakan kincir angin ………..Angin b. air c. otot d. matahari
Sumber energi yang tidak akan habis adalah ………..
Matahari
b. minyak bumi
c. batu bara d. gas alam
Tumbuh-tumbuhan memanfaatkan energy dari matahari untuk melakukan …..
a.Metamorphosis b. fotosintesis
c. kinestesis d. respirasi
Sepeda yang di rem akan berhenti. Hal tersebut menunjukan adanya gaya …..
a Gravitasi
b. gesek
c. otot
d.Magnet
gambar dibawah ini menunjukan bahwa cahaya dapat ….
Dibiaskan Merambat lurusMenembus benda beningDipantulkanLokomotif pada kereta uap menggunakan bahan bakar batubara. Perubahan energy yang terjadi pada lokomotif tersebut adalah ....
energi kimia menjadi energi listrikenergi kimia menjadi energi kineticenergi kimia menjadi energi cahayaenergi kimia menjadi energi potensial
Berikut ini adalah contoh sumber energy alternative, Kecuali……………Angin b. batu bara c. matahari d. Bio Energi
Bahan bakar yang berasal dari kotoran hewan disebut …….
Biogas
b. biodiesel
c. bioetanold. biologiBeras mengandung karbohidrat, sedangkan keju mengandung lemak. Kedua jenis makanan tersebut berfungsi untuk . . . .Pertumbuhanmenghasilkan tenagamelarutkan zat-zat makananmengganti sel-sel yang rusakContoh perpindahan kalor (panas) dengan cara konduksi terjadi pada peristiwa membuat perapian untuk mengusir nyamuk mengeringkan pakaian basah di bawah terik matahariduduk di depan perapiantangan terasa panas saat menyentuh cerek berisi air panastulisan yang berisi gambar, manfaat, cara merawat dan menggunakan suatu benda disebut …..bukletb. posterc. slogand. stikerpesan yang disampaikan oleh poster dibawah ini adalah …..ajakan agar tidak menggunakan airAjakan untuk tidak mencemari airAjakan untuk menjaga kebersihanAjakan untuk menghemat airDibawah ini Unsur-unsur yang harus ada pada laporan percobaan ,kecuali…..Nama percobaanb.tujuan percobaanc. alat-alat dan bahand. nilai percobaanKata yang sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia yang telah ditetukan disebut kata …..Bakub. Tidak bakuc. perintahd. TanyaBerikut ini kata yang tidak baku adalah ……Aktif b. Daftarc. belomd. HijauBacalah cerita berikut untuk menjawab soal no 26-30Di tengah hutan, hiduplah seekor semut yang sangat rajin. Setiap hari semut kecil ini selalu bekerja mengumpulkan makanan dan menyimpannya di dalam lumbung. Teriknya matahari dan derasnya air hujan, tidak menyurutkan semangat Sang Semut untuk mengumpulkan makanan. Dengan bersusah payah, Sang Semut bekerja keras untuk membawa makanan yang dikumpulkan dan disimpan di dalam lumbung rumahnya. Pada suatu hari ketika Sang Semut sedang bekerja, ia bertemu dengan seekor belalang yang sedang asyik berjemur sambil bermalas-malasan. “Hai Mut, kamu sedang apa?” tanya belalang. “Aku sedang mengumpulkan makanan untuk persiapanmusim dingin,” jawab Semut. “Ah, buat apa kamu melakukannya sekarang. Musim dingin masih lama, lebih baik kita bermalas malasan dahulu,” kata belalang lagi.Sang Semut tidak memedulikan belalang itu. Dia tetap saja bekerja mengumpulkan makanan yang dijumpainya. Demikianl
Kamis, 30 Januari 2014
Senin, 27 Januari 2014
Bersampanlah Bersamaku
Bersampanlah bersamaku
Merki hujan, meski badai
Meski ribuan pohon harapan tak bersemi di lembah realitas
Bersampanlah bersamaku
Mengarungi samudra
Yg kadang bergelombang tinggi
Terkadang hanya riak-riak kecil
Bersampanlah bersamaku....
Sabtu, 11 Mei 2013
Bisikan Hujan
Ketika malam rindui embun
Dibawah naungan kalla
Berteman se-rasi bintang
Dalam gugusan yang semakin terpendar
Kadang, tangis itu tersimpan senyum
Dan kadang, senyum itu tersimpan tangis
Lalu, biarlah tangis menjadi saksi indahnya senyum
Dan senyum menjadi saksi kepiluan tangis
Rembulan mencoba menggoda dengan sinarnya,
Hingga bias sinar mentari.
Meski ia tak pernah tahu
Di senja mana akan bersua
Mungkin, kalla sedang berdiskusi di ujung nafas
Membuat aku, kamu, menjadi satu
Lalu,
Rembulan, hujan dan mentari tiba-tiba timbul
Dengan satu asa menuju rindu
Berbisik tanpa mengusik
Mengusik tanpa menyelidik
Biarkan hati kita menuju kandungan yang satu
Tanpa sekat, tanpa tercekat
Hingga ke tempat terindah
Bernama surga
Jangan jadikan pekat menjadi penat,
Penat menjadi karat. Biarkan kita selalu terikat
(Karya Ifat Fatmawati)
Puisi Ifat yang lain :
_danke_
Ghasilul Malaikat
AYAH
SENANDUNG CINTA DALAM PARIT
TITIK













